Yang paling ngangenin di Bandung adalah aneka makanan yang bisa dengan mudah dijumpai di setiap sudut kota. Mulai dari makanan ringan, jajanan dan panganan bisa kita jumpai baik di kelas gerobak pinggir jalan, warung tenda, café sampai restoran. Berkunjung ke Bandung kurang afdol bila tanpa menikmati makanan khas sunda. Berbicara masakan sunda tidak akan terlepas dengan lalapan dan goreng-gorengan. Daging gepuk, jeroan, gurami goreng, juga ikan mas akan kita jumpai dalam menu-menu masakan sunda. Nasi timbel ditemani dengan ayam goreng, tempe bacem, ikan asin dengan ditemani sambel terasi dan lalapan akan membuat ngiler lidah hehhehehe.
Anda bisa menemukan rumah makan atau warung yang menyajikan masakan sunda antara lain di: Restoran Sari Sunda, Restoran Dago Panyawangan, Restoran Bale Gazeboo, Restoran Parahyangan, RM Sindang Reret, RM AA Laksana, RM Ampera dll. ( itumah buat yang berkantong tebal aja )
MINUMAN KHAS BANDUNG
Minuman khas sunda yang sekarang mulai langka dipasaran diantaranya Bajigur, bandrek, sekoteng adalah minuman hangat khas Bandung. Khusus untuk sekoteng saya sangat hapal setiap malam si mang sekoteng lewat di depan rumah sekitar jam setengah sepuluh dengan memukul-mukul goong kecil yang nyaring bunyi nya. Sekoteng adalah minuman yang terdiri dari roti tawar dipotong segi empat, bubur mutiara, di kasih kuah jahe dan ditaburi kacang tanah goreng dan diberi susu. Minuman ini mirip dengan ronde kalau di daerah jawa tengah atau jawa timur. harganya paling ? Cuman 1500-2000 perak!!!.
Untuk Bajigur biasanya dijajakan di siang hari dengan menggunakan gerobak disertai dengan pisang rebus, ubi dan makanan rebusan lainnya.
Anda bisa menemuinya minuman-minuman hangat tersebut malam hari di Jl. Cilaki. Wah…asyik banget. Udara dingin sambil nyruput bandrek hangat dibawah rerimbunan pohon-pohon di Jl. Cilaki, sambil ngunyah gorengan komo bari jeung si taeun mah. Nyam…… put
Mau minuman khas yang dingin? Anda bisa menikmati Cendol Elizabeth, Es cingcau atau Es Campur Oyen yang sudah melegenda di Bandung. Es krim duren dengan toping tape ketan hitam dengan gelas plastik putih bergambar bulatan-bulatan merah banyak Anda temui dijual dengan menggunakan gerobak. Yang terbaru adalah Sop buah, yang merupakan potongan berbagai macam buah lalu diberi es dan sirop gula.Aduh….segarnya…!Anda bisa jumpai ini di Jalan Cilamaya (samping gedung sate), atau di jalan Tubagus Ismail. Es sekoteng di Taman Cibeunying, serta es goyobod di jalan Kliningan. Es kelapa muda dengan daging kelapanya yang banyak dan lembut dan di campur dengan alpukat akan naik turun jakun kita melihatnya. Orang Bandung bilang…”siga enak euy….!”
JAJANAN KHAS
Siomay, batagor, mie Kocok, bisa disebut dengan Bandung banget. Bila Anda di Jakarta dan sekitarnya maka Anda akan menemui si abang siomay yang kebanyakan dari daerah Majalengka dengan gerobak yang bertuliskan HOKKIE, itu adalah merek siomay yang terkenal di Bandung.Yang ditiru mereka, yang kalau kita tanya kok pakai nama hokkie mereka sendiri tidak tahu asal-asulnya. Cuman sekedar ikut-ikutan seniornya saja. Untuk siomay di dekat SPBU pahlawan adalah sangat lezat sekali, harganya juga masih Bandung banget alias masih murah. Batagor Anda bisa temui batagor Riri di jl. Veteran, Batagor Haji Isan. Untuk Mie Kocok ada mie Kocok Mang Deden, ada juga mie kocok faforit saya di deket stasiun. Ada juga martabak Sanfransiska, Martabak Holland Martabak Intisari, atau banyak tukang maratabak di setiap jalan di malam hari dengan harga sekitar 5-10 ribu per porsi!! Mie bakso adalah makanan kedua bagi warga Bandung setelah nasi. Bubur Ayam juga jangan Anda lupakan. Bubur ayam Amid A di jalan Pajajaran. Yang paling saya kangenin ketika tinggal di luar Bandung adalah habis solat subuh sarapan bubur ayam atau surabi……Ada yang terlewat…. Ada juga colenak (dicocol enak) jajanan tradisional berupa tape yang dibakar lalu di beri kelapa parut dan gula merah. Anda bisa temuakn di Colenak Murdi Putra di Jl. Ahmad Yani, tambah satu lagi klo kita jalan2 ke daerah lembang ada ketan bakar yang wew bisa menghangat kan sejenak perut kita lumayan enak dengan berbagai variasi sambal, ada sambel oncom, sambel kacang, sambel kalapa.
RINDU MAKANAN KHAS DAERAH ANDA KETIKA DI BANDUNG?
Sebagai kota pendidikan, pusat-pusat pelatihan maka di Bandung banyak dihuni pendatang dari daerah lain, sehingga makanan-makan khasnya pun ikut bermuculan di Bandung. Pempek adalah makanan yang bisa dikatakan setelah Palembang maka masyarakat Bandung adalah yang berikutnya penyuka makanan ini. Bebek Darmo, Ayam Goreng Suhart, Ayam Goreng Wong Solo, Empal Gentong Cotto Makasar, Bakso Malang juga akan jumpai di Bandung. Untuk bakso, Bakso Malang Karapitan adalah bakso yang sudah identik dengan Bandung.
WARUNG TENDA
Warung tenda bukan sesuatu yang aneh dibandung. Baik yang konsepnya seperti café maupun seperti warung tenda biasa. Masakan khas sunda, seperti nasi timbel bisa Anda jumpai di dekat masjid Istiqomah, ada juga nasi timbel jl. Mangga, jl. Bawean dan tempat-tempat lainnya.
Untuk malam hariJl. Dago, Jl. Cilaki, Jl. Burangrang, Jl. Dipati Ukur merupakan daerah santapan malam di Bandung. Bila anda menuju ke arah Lembang maka disepanjang jalan Setia Budi Anda akan temui Surabi dengan kreasi baru, juga jagung bakar dan susu murni yang enak disruput dalam keadaan hangat. Roti bakar, pisang bakar maupun Internet singkatan dari Indomei Telur Kornet. Ketan Bakar dimakan dengan sambal oncom juga jangan lupa unutk Anda jajal.
BAWA OLEH-OLEH BANDUNG?
Bila Anda selesai berkeliling Bandung dan akan pulang, jangan lupa Bandung punya oleh-oleh yang akan membuat Anda diingat oleh orang yang Anda bawakan. Pisang Molen Kartikasari, Brownies Prima Rasa, Brownies Kukus Amanda adalah makanan kreasi Bandung yang sangat ditunggu oleh teman, saudara atau kolega Anda sekembalinya dari Bandung. Dodol garut, kripik oncom, kripik tempe adalah oleh-oleh tradisional yang identik dengan Bandung. Pasar Baru, Pasar Kosambi, deket terminal Leuwi Panjang adalah tempat – tempat yang menjual oleh-oleh tradisional ini.
dari berbagai sumber………
DIarsipkan di bawah: Semuah | Tagged: artikel, bandung, jajan, kuliner, makanan, minuman


kampung daun ,bakso akung ama kartika sari….mmmmmm…nganenin…
jadi pengen pulang….
sepertinya enak-enak tuh, saya aja belum pernah coba semuanya
nyam nyam nyam yummi…
hahahha
waduh sepertinya banyak sodara2 baru di blog ini
salam kena; yah catra..sama tomuro…(ampir sama jeung riftom ) si aip hihihihihihii
tomuro sussy teh kaka na aip nyak……??? teteh oleh oleh ah mun ka bandung deui barter sareng batagor riri hmmm yummy
hehehehehhehe
My fav føod n drink. Walopun t4 na beda. Hikxs hikz pengen ikh. Barter ama durian mw ga. Di jmb murah2 loh. 5 biji 10ribu. (di kebon duren aq, di t4 jualan mah g bakal segitu, lbh mahal) hakz hakz hakz
Kang Ncep, mun aya mah euy referensi tempat nu dagang surabi oncom, pangpangna nu di luar Indonesia. Soalna basa urang kamari nongton bola ka Swiss, teu manggih tukang surabi hiji-hiji acan… padahal sigana ngeunah euy nongton Euro bari dahar surabi…
Aya ge manggihan nu dagang pizza, tapi euweuh nu “topping” na oncom euy…
hu uh rif sayah oge td isuk hayang surabi di europe eweuh euy tadi na enak banget tah tiris2 ngopi surabi teu aya, bala-bla juga, hiks sedih dehhhh